Deskripsi

Desa dan masyarakat merupakan aspek penting yang tak bisa dipisahkan. Kesejahteraan masyarakat desa sangat bergantung pada sumberdaya yang dimiliki di desa tersebut. Serta pengelolaan yang baik dengan sistem yang baik merupakan sebuah dorongan bagi masyarakat untuk menjesahterakan dirinya sendiri. Istilah pemberdayaan dan pembangunan menjadi objektifitas masyarakat saat ini, dimana secara mandiri masyarakat desa mampu menggerakkan potensi-potensi melalui langkah swadaya.

Mata kuliah Ekonomi Perdesaan diberikan kepada mahasiswa sebagai bekal pengetahuan dalam menganalisis potensi dan arah perekonomian masyarakat desa, setelah adanya program Pemerintah membangun Indonesia dari Desa dan dukungan anggaran dana desa. Undang-Undang Desa telah menempatkan
desa sebagai ujung tombak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Desa diberikan kewenangan dan sumber dana yang memadai agar dapat mengelola potensi yang dimilikinya guna meningkatkan ekonomi dan kesejahtaraan masyarakat.
Potensi ekonomi yang berada di desa sangatlah begitu besar, sehingga membuka kesempatan bagi pemerintah desa dan masyarakat bersama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dapat memanfaatkan seluruh potensi yang ada dan mengolah, mengubah, mengelola dan memasarkannya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat desa. Perekonomian desa saat ini telah berada pada pembangunan kolektif, dimana pemerintah memberikan wewenang khusus berskala lokal desa untuk mengatur rumah tangganya, dengan memanfaatkan potensi dan melibatkan masyarakat sebagai bentuk
swadaya dan pemberdayaan masyarkat.

Tujuan Pembelajaran

Setelah selesai mengikuti mata kuliah ini (pada akhir semester) diharapkan mahasiswa mampu untuk:

  1. Memahami konsep teoretis ekonomi perdesaan secara umum (baik dari aspek mikro maupun aspek  makro);
  2. Memahami konsep-konsep dan pendekatan ekonomi-ekologi dalam pengembangan wilayah perdesaan;
  3. Memahami prinsip-prinsip pembangunan ekonomi desa, yang terdiri atasi: Transparansi; Partisipasi; Dapat dinikmati masyarakat; Akuntabilitas; dan Sustainable.
  4.  Memahami permasalahan dalam pembangunan ekonomi perdesaan berdasarkan data dan fakta.
  5. Memahami faktor penentu keberhasilan pembangunan ekonomi perdesaan.       
  6. Memahami strategi pengembangan pembangunan ekonomi perdesaan dan implementasinya di Indonesia.
  7. Memahami permasalahan proses perencanaan dalam pembangunan ekonomi perdesaan.
  8. Memahami  manajemen pengelolaan keuangan desa, yang meliputi: Penyusunan APBDes; Pelaksanaan APBDes; Pengawasan APBDes. 
  9. Memahami peran, fungsi dan pengelolaan BUMDes untuk pengembangan potensi ekonomi Desa.
  10. Memahami kaidah dan prinsip pengembangan (kerjsama) wilayah perdesaan.
  11. Memahami konsep program inovasi desa.

Deskripsi

Manajemen (pengelolaan)  Keuangan Daerah merupakan salah satu faktor penting dalam mengukur secara nyata kemampuan daerah dalam melaksanakan otonomi dan menyangkut upaya dalam mendapatkan uang maupun membelanjakannya, sehingga masalah yang timbul dalam keuangan daerah adalah bagaimana sumber pendapatan itu digali dan didistribusikan.

Terdapat empat dimensi penting dalam Manajemen Keuangan Daerah yaitu adanya dimensi hak dan kewajiban, tujuan dan perencanaan, penyelenggaraan dan pelayanan publik, nilai uang dan barang (investasi dan inventarisasi). Hal ini menunjukkan bahwa Manajemen Keuangan Daerah harus dikelola dengan baik agar semua hak dan kewajiban daerah yang dapat dinilai dengan uang dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan daerah, sehingga dengan adanya pengelolaan keuangan daerah yang baik, pendapatan dan pengeluaran daerah dapat dialokasikan dengan baik dan efisien.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu memahami dan melakukan analisis keuangan daerah untuk membantu para pengambil keputusan di pemerintah daerah berkenaan dengan pembuatan keputusan keuangan berkaitan dengan reformasi manajemen keuangan di daerah, analisis laporan keuangan daerah, manajemen pendapatan daerah, manajemen belanja daerah, standar belanja, manajemen kas, dan manajemen utang / pembiayaan daerah baik secara individu maupun secara berkelompok.

Deskripsi :

 Matakuliah ini membahas Perencanaan Pembangunan di Indonesia, khususnya perencanaan pembangunan di daerah, dimulai bagaimana memahami perencanaan pembangunan, proses perencanaan daerah hingga penyusunan Rencana Pembangunan Daerah

 

Tujuan :

Setelah meengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara komprehensif, apa perencanaan pembangunan, bagaimana proses peereencanaan brlangsung, peendeekatan yang digunakan, masalah-masalah pembsngunsn dan tantangan dalam proses peerencanaan, serta mampu meembaca dokumeen Perencanaan Pembangunan